Sabtu, 04 Februari 2006

PARASIT IKAN HIAS(Cymothoa exigua)




Cymothoa exigua atau kutu pemakan lidah adalah sejenis parasit Crustacea,Parasit ini menempel pada bagian dasar lidah ikan dengan masuk melalui insang.
kutu lidah ini masuk melalui insang ikan, dan kemudian menempel lidah ikan tersebut. kutu lidah ini menghisap darah melalui cakar di bagian depannya, sehingga menyebabkan lidah sang ikan yang dihinggapi 


kekurangan darah 
Cymothoa exigua atau kutu pemakan lidah adalah sejenis parasit Crustacea,Parasit ini menempel pada bagian dasar lidah ikan dengan masuk melalui insang.

Kutu Lidah Memakan Lidah Korbannya
kutu lidah parasit ini juga mengganti ikan lidah dengan melampirkan tubuhnya sendiri ke otot-otot dari lidah rintisan. Akan tetapi ikan yang dihinggapi kutu lidah ini dapat menggunakan lidahnya secara normal.

Exigua Cymothoa menggantikan lidah samg ikan, lalu memakan darah inangnya serta memakan pakan lainnya pada lendir ikan. Namun saat ini diyakini bahwa Exigua Cymothoa tidak berbahaya bagi manusia kecuali mengambil Exigua Cymothoa secara hidup - hidup, karena Exigua Cymothoa dapat menggigit.

Ada banyak jenis Cymothoa , akan tetapi hanya Exigua Cymothoa lah yang dikenal mengkonsumsi dan mengganti lidah si ikan yang menjadi korbannya.

Penemuan Exigua Cymothoa si Kutu Lidah
Pada tahun 2005, ikan yang ditempeli kutu air parasit Exigua Cymothoa ini ditemukan di Inggris . Exigua Cymothoa biasanya ditemukan di lepas pantai California , sehingga menyebabkan spekulasi mengenai perkembangbiakan Exigua Cymothoa yang cepat. Kutu lidah Exigua Cymothoa ini sekarang menjadi bagian dari koleksi Museum Horniman.


Label: , , ,



OARASIT PADA IKAN HIAS



Kutu ikan
Kutu ikan (Argulus). Merupakan parasit yang berbentuk bulat pipih seperti kutu. Kutu ini hidup dari mengisap cairan tubuh ikan melalui alat pengisap di mulutnya. Siklus hidupnya bisa lebih dari 30 hari. Kutu dewasa akan bertelur dan telurnya akan melekat pada tanaman air atau benda lain. Larvanya akan tumbuh menjadi dewasa dan menjadi parasit bagi ikan.

Ciri-ciri ikan yang terserang penyakit ini tampak jelas adanya kutu yang menempel di kulit ikan, terutama di daerah kepala. Selain itu, ikan akan menjadi kurus dan pucat. Ikan yang pernah terserang parasit ini biasanya bertubuh lebih hitam dan menjadi tidak menarik. Kalau ikan sudah terserang, pengobatan dapat dilakukan dengan perendaman ikan dalam larutan garam dapur 20 g/l, atau PK 2-5 mg/l selama 30 menit. Perlakuan pengobatan harus dilakukan setiap hari hingga kutu ikan benar-benar habis.

Gejala Klinis
  • Secara visual tampak seperti kutu yang menempel pada tubuh ikan, desertai dengan perdarahan di sekitar tempat gigitannya
  • Iritasi kulit, hilang keseimbangan, berenang zig-zag, melompat ke permukaan air, dan menggoso-gosokan badannya pada benda keras di sekitarnya

Diagnosa 
  • Secara visual terlihat adanya parasit pada tubuh ikan

Pengendalian

* Pengeringan dasar kolam yang diikuti dengan pengapuran
* Perendaman dalam larutan Dylox pada dosis 0,25 ppm selama 24 jam atau lebih di kolam
* Perendaman dalam larutan Trichlorfon 2-4 ppm selama 24 jam
* Perendaman dengan larutan Amonium Klorida (NH4Cl) pada dosis 1,0-1,5% selama 15 menit, atau garam dapur pada dosis 1,25% selama 15 menit.


Label: , , ,



PARASIT IKAN DAN CARA MENGENALINYA



parasit yang menempel pada ikan
Mengetahui Dan Mengatasi Penyakit Pada Ikan

Hama dan penyakit pada pemeliharaan lele menjadi salah faktor penentu keberhasilan bisnis ini. Menanggulangi penyakit lele merupakan salah satu upaya mekmaksimalkan pemeliharaan lele. Pertanyaan dan keluhan mengenai cara mengatasi penyakit pada ikan lele cukup sering kita dengar sehingga penting bagi para pempemeliharaan lele untuk memiliki pengetahuan di dalam hal ini. Untuk lele bibit di sawah  hama lele bisa datang dari kodok, Ucrit dan burung pemakan ikan dan hewan-hewan lain. Penyakit pada ikan lele biasanya disebabkan oleh mikroorganisme yang tidak kasat mata.

Penyakit Biasa menggempur Ikan

Penyakit pada ikan lele cukup beragam dan memerlukan penanganan yang berbeda-beda tergantung jenis penyakitnya. Untuk mengetahui jenis penyakit apa yang menimpa ikan lele peliharaan kita, bisa dilihat dari gejala-gejala luar ikan lele. Meski lele termasuk ikan yang tahan hidup dalam air yang berkualitas buruk, tetapi sanitasi air memegang peranan penting dalam menunjang kesehatan lele.
Penyakit pada ikan lele biasanya disebabkan oleh mikroorganisme yang bersifat parasit yang hidup pada tubuh ikan lele, mikroorganisme ini biasanya berupa virus, bakteri, jamur, dan protozoa yang berukuran kecil. Beberapa penyebab penyakit pada ikan lele antara lain Penyakit karena Bakteri Aeromonas hydrophilla dan Pseudomonas hydrophyllam, Bentuk bakteri ini seperti batang dengan cambuk yang terletak di ujung batang, dan cambuk ini digunakan untuk bergerak. Gejala Lele Terserang Bakteri ini : warna tubuh menjadi gelap, kulit kesat dan timbul pendarahan. Lele bernafas megap-megap di permukaan air.
Pengobatan: melalui makanan antara lain pakan dicampur Biovit CF dengan dosis 50 mg/kg ikan/hari, diberikan selama 7-10 hari berturut-turut atau dengan Sulphonamid sebanyak 100 mg/kg ikan/hari selama 3-4 hari.
 
Pengendalian
Memperbaiki kualitas air dan lingkungan kolam. Dan Pengobatan: dengan BIODYCON CF dicampur dengan makanan 5-7,5 gram/100 kg ikan/hari selama 5-15 hari.

Parasit
Jamur ini tumbuh menjadi saprofit pada jaringan tubuh yang mati atau ikan yang kondisinya lemah.
Gejala: ikan ditumbuhi sekumpulan benang halus seperti kapas, pada daerah luka atau ikan yang sudah lemah,menggempur daerah kepala tutup insang, sirip, dan tubuh lainnya. Pengendalian: benih gelondongan dan ikan dewasa direndam pada Malachyte Green Oxalate 2,5-3 ppm selama 30 menit dan telur direndam Malachyte Green Oxalate 0,1-0,2 ppm selama 1 jam atau 5-10 ppm selama 15 menit.
Gejala:
(1) ikan yang diserang sangat lemah dan selalu timbul di permukaan air;
(2) terdapat bintik-bintik berwarna putih pada kulit, sirip dan insang;
(3) ikan sering menggosok-gosokkan tubuh pada dasar atau dinding kolam.
Pengendalian: air harus dijaga kualitas dan kuantitasnya.

Pengobatan
Dengan cara perendaman ikan yang terkena infeksi pada campuran larutan formalin 25 cc/m3 dengan larutan Malachyte Green Oxalate 0,1 gram/m3 selama 12-24 jam, kemudian ikan diberi air yang segar. 

Penyakit cacing Trematoda

Penyebab: cacing kecil Gyrodactylus dan Dactylogyrus. Penyakit yang menimpa ikan lele biasanya terjadi karena lingkungan air yang tidak baik, misalnya tercemar oleh zat-zat berbahaya, kepadatan tebar yang terlalu besar dan perubahan suhu yang drastis. Pada kondisi demikian daya tahan ikan lele menurun dan mudah terserang penyakit. Penyakit pada lele bisa juga berasal dari bibit lele sudah membawa penyakit dari asalnya, hanya belum menunjukkan gejala sakit saat ditebar. Cara lain mengatasi penyakit ikan lele adalah memisahkan ikan lele sakit pada kolam karantina yang diberi garam ikan.

Label: , ,